Awas!!! Proses Membersihkan Cucian Piring Ini Justru Bisa Meningkatkan Bakteri

Awas!!! Proses Membersihkan Cucian Piring Ini Justru Bisa Meningkatkan Bakteri

Agar tetap bersih, setiap peralatan makan dan masak bahkan wastafel harus dibersihkan secara teratur. Misalnya, untuk membersihkan cucian piring yang menggunung, maka Anda perlu sabun cuci piring, spons dan juga air bersih. Akan tetapi, proses mencuci perabotan makan seperti piring berikut ini justru menjadi penyebab mengapa bakteri meningkat dan berkembang.

Artikel Rekomendasi : Cara Mengatasi Cucian Piring Yang Menumpuk

Pertama adalah lupa untuk membuang sisa makanan yang ada pada piring kotor. Tidak semua orang bisa makan hingga bersih dan tidak menyisakan sisa makanan di piring sehingga pasti ada sisa makanan yang menempel. Karena berbagai faktor misalnya tergesa-gesa dan malas membuang sisa makanan tersebut, maka bisa menyebabkan kotoran sisa makanan justru menyumbat wastafel. Akibatnya, kotoran tersebut menumpuk dan membuat wastafel menjadi tidak higienis sehingga bakteri mudah berkembang dan menyebar.

Kedua adalah lupa membersihkan bak tempat cuci piring. Tempat cuci piring misalnya di ember atau di wastafel kerap kotor setelah digunakan untuk mencuci peralatan makan dan masak. Jika tidak segera dibersihkan bisa menyebabkan bakteri mudah berkembang. Untuk membersihkannya yang bisa dilakukan minimal 1 bulan sekali, Anda bisa menggunakan campuran cuka dan air lalu gosokkan ke bak cuci piring lalu bilas bersih.

Ketiga adalah piring kotor yang menumpuk dan atau direndam di air yang kotor. Karena tidak memiliki waktu yang cukup untuk membersihkan piring, terkadang cucian perabotan piring menjadi menggunung dan menumpuk. Akibatnya, sisa makanan, kuah serta minyak justru berkumpul dan menyebabkan bakteri bisa berkembang dengan cepat. Untuk mengatasinya, maka sebisa mungkin Anda langsung mencuci peralatan makan tersebut dan tidak merendamnya di air.

Keempat adalah memberikan sabun langsung pada peralatan makan. Cara ini kerap dilakukan oleh banyak orang dengan anggapan bisa lebih membersihkan kotoran secara maksimal. Akan tetapi, cara tersebut justru menyebabkan zat kimia yang ada pada sabun cuci piring tersebut akan menempel di bagian piring dan bercampur dengan makanan yang ditaruh di piring tersebut nantinya. Untuk menghindarinya, maka cairkan sabun cuci piring lebih dahulu dengan menggunakan air dan kemudian sapukan ke peralatan makan dan masak menggunakan spons.

Kesalahan lainnya saat mencuci piring yang justru menyebabkan bakteri berkembang dan menyebar yaitu :

  • Peralatan makan tidak langsung dikeringkan. Biasanya peralatan makan seperti piring cenderung akan ditempatkan di rak agar bisa kering sendiri. Akan tetapi, jika di lingkungan yang basah atau lembab, hal tersebut justru menyebabkan bakteri menjadi cepat berkembang dan untuk mengatasinya, gunakan kain atau lap bersih lalu keringkan sebelum disimpan di rak.
  • Malas untuk mengganti spons. Spons yang digunakan untuk menyapukan sabun cuci piring agar peralatan makan dan masak bersih memiliki resiko yang tinggi sebagai tempat penyebaran bakteri. Karena hal tersebut, sebisa mungkin ganti spons untuk cuci piring tersebut menggunakan spons yang baru minimal 1 bulan sekali.
  • Tidak membersihkan wastafel. Untuk membersihkannya bisa menggunakan campuran air dan soda kue lalu sikatkan dengan sikat gigi bekas dan bersihkan.

Untuk menjaga cucian piring Anda tidak menjadi sarang bakteri yang bisa menyebabkan masalah pada tubuh misalnya diare, Anda juga perlu sabun cuci piring handal yang bisa mencegah pertumbuhan bakteri. Seperti Sunlight anti bakteri yang memiliki kandungan ekstrak jeruk nipis asli serta anti bakteri yang tidak hanya ampuh untuk membersihkan lemak namun juga bakteri sehingga mencegah pertumbuhan bakteri pada spons yang 100x lebih baik jika dibandingkan dengan sabun cuci piring biasa.

Share